Postingan

Menampilkan postingan dengan label staggered prf

Dual PRF

Gambar
( Pengantar ) Unambiguous velocity ( nyquist velocity ) untuk suatu nilai PRF adalah : Mengingat bahwa unambiguous range sebesar : Maka terdapat keterbatasan baik nilai unambiguous range R max dan unambiguous velocity V MAX seperti pada relasi di bawah ini yang kita kenal sebagai Doppler Dilemma : Untuk radar-radar dengan frekuensi 5.6 GHz, konstanta doppler dilemma ini sebesar 2009 [km].[m/s], atau dapat dibulatkan untuk mempermudah mengingatnya menjadi 2000 [km].[m/s]. Ilustrasi 1 : R max  sebesar 100 km akan menghasilkan V max  = 2000/100 = 10 m/s R max  sebesar   80 km akan menghasilkan V max  = 2000/80   =  25 m/s V max  sebesar    5 m/s akan menghasilkan R max  = 2000/5     = 400 km V max  sebesar  60 m/s akan menghasilkan R max  = 2000/60    = 33 km Untuk memperbesar unambiguous velocity, digunakanlah trik dengan menembak sebuah target dengan dua buah n...

Image Folding

Gambar
Image folding atau image aliasing terjadi karena adanya second trip, yaitu echo dari obyek yang berada di luar R max , mencapai radar pada listening periode dari pulsa berikutnya. Akibatnya : target di luar R max akan terlihat berada di range R max . Memeriksa image folding dilakukan dengan mengubah PRF. Target yang berpindah-pindah range saat PRF dirubah mengindikasi bahwa target tersebut second trip. Atau juga secara otomatis dilakukan dengan mengaktifkan folding filter, yaitu dengan penggunaan dual prf ( sederhananya spt itu, meski algoritmanya cukup kompleks - ini urusan pembuat software data processingnya ). Walau demikian, terutama forecaster radar, perlu sekali memahami technical background dari kasus ini. Gambar berikut mudah2an dapat membantu menambah gambaran mengenai image folding. ® radar di-operasikan dengan satu nilai PRF yang menghasilkan R max . misal terdapat gumpalan awan yang terdiri dari awan A yang di luar R max dan awan B yang di dalam R max . juga ...

Velocity Folding

Gambar
Kecepatan target maksimal yang masih dapat dibaca radar secara pasti (unambiguous) ditentukan oleh PRF yang saat itu digunakan. Hal ini berdasarkan mekanisme sampling, dimana frekuensi sampler harus paling tidak sebesar 2 kali frekuensi obyek sampling ( dikenal sebagai Nyquist Criterion ). Frekuensi sampler adalah PRF. Frekuensi obyek sampler adalah deviasi frekuensi saat obyek bergerak, atau yang juga disebut doppler shift, F doppler .  Apabila frekuensi obyek sampling lebih besar dari frekuensi sampler maka akan terjadi konsekuensi matematis yang disebut folding.  Berbasis pada fakta di atas maka deviasi terbesar yang unambiguous, yaitu F doppler , akan kita peroleh relasi seperti berikut : Dari pembicaran dalam artikel    Efek Doppler , kita ketahui bahwa : Hal ini berarti, kecepatan target maksimal (unambiquous velocity) pada suatu PRF operasional sebesar : atau Dalam teori sampling, interval antara -V max hingga +V max disebut NYQUIST INTERV...